Jumat, 30 Desember 2011

Yasmine Wildblood

Yasmine Wildblood Anggap Foto Nakal Sebagai Ujian


Yasmine menganggap foto-foto itu sebagai masa lalu dan tidak akan mempengaruhi hubungannya dengan Baim.
Beberapa waktu lalu beredar foto-foto nakal pesinetron Yasmine Wildblood dengan mantan kekasihnya. Yasmine mengaku hubungannya dengan Baim Wong sama sekali tidak terganggu. Ia menganggap ini sebagai ujian yang akan memperkuat jalinan asmara mereka.
"Menurut aku gini, yang menjalani hubungan kan aku dan Baim, bukan mereka," tutur Yasmine saat ditemui di Ciganjur Jagakarasa, Jakarta Selatan, Rabu (28/12). "Jadi kalau mereka mau membenci aku seperti apapun, toh mereka kan tidak di sekitarku."
Foto mesra bintang sinetron "Anugerah" itu disebarkan melalui akun Twitter oleh penggemar Baim yang tidak suka kepada Yasmine. Artis kelahiran 1993 ini juga tidak merasa jengkel dan menganggap itu sebagai resiko profesinya.
"Itu kan bukan foto-fotoku sekarang, bukan di saat aku sama Baim. Itu bukan selingkuhan aku," tutur Yasmine santai. "Dengan adanya fans-fans Baim yang nggak suka sama aku dan nggak setuju menurut aku wajar banget."

Dewi Persik

Dewi Persik Mulai Geluti Bisnis Fashion


Untuk menunjang niatannya berbisnis pakaian itu, Dewi berniat berangkat umrah pada tahun 2012.
Tahun depan, Dewi Persik memiliki segudang impian dan rencana baru. Salah satunya adalah mulai menggeluti bisnis fashion. Untuk meluruskan niatnya itu, Dewi memutuskan akan melakukan perjalanan ibadah umroh.
Ini bukan ibadah umroh yang pertama bagi Dewi. Setiap akhir tahun, mantan suami Saiful Jamil ini memang rutin pergi ke Mekkah untuk umroh. Namun umroh tahun depan sekaligus diniati sebagai awal niatnya berbisnis baju.
"Setiap awal tahun sejak di Jakarta, aku usahakan untuk pergi umroh," kata Dewi, Kamis, 29 Desember. "Aku selalu Bismillah menjadi tamunya Allah."
"Tujuanku ya seperti itu. Apalagi tahun depan aku mau bisnis busana," tambah Dewi. "Aku juga masih banyak terima tawaran manggung on air dan off air. Jadi semua harus diniati."

Dewa Budjana, Audy dan Abdee 'Slank'

Dewa Budjana, Audy dan Abdee 'Slank' Garap Media Online





Saat ditanya soal motivasi, tiga musisi kondang itu mengaku kalau bisnis media online cukup menjanjikan dan bisa maju pesat.
Tiga musisi, Dewa Budjana, Audy Item dan Abdee Slank, berkolaborasi untuk proyek baru. Namun mereka bukan menggarap anthology melainkan meluncurkan media online, Kabartop.com, bekerjasama dengan Mr Puisi.
"Media online sangat menjanjikan sekarang dan maju pesat. Bisa memberikan kabar yang dibutuhkan di dunia sosial," kata Audy saat peluncuran Kabartop.com di Jalan Pejaten Barat 2, Jakarta Selatan, Kamis (29/12). Senada dengan Audy, Abdee mengaku sangat berminat mendalami bisnis media online. "Kalau secara pribadi, aku tertarik bergabung karena suka dengan teknologi dan IT," ujar Abdee.
Di situs tersebut, Audy didaulat sebagai humas. Sementara Budjana dan Abdee akan lebih fokus ke bidang musik. Tak hanya sekedar mengulas berita hiburan, media baru ini juga akan memuat berita bidang lain seperti teknologi, informasi travelling dan kesehatan. Untuk porsinya, Abdee mengungkapkan kalau konten akan memuat berita internasional dan nasional.
"Ide akan muncul dan berkembang terus. Akan terus mencari sesuatu yang temanya lucu, seksi dan unik. Aku juga belajar dari kalian (wartawan)," kata Budjana. "64 juta orang Indonesia sudah aktif mencari advice di online. Ini tidak mudah tapi aku cukup berani mengajak teman-teman seniman," kata Mr Puisi menimpali.

Manohara Pinot

Manohara Pinot Kembangkan Sekolah Anak Yatim

Manohara Pinot

"Memang prosesnya lambat tapi tetap bagus. Awalnya muridnya 10 dan aku fokus ngembangin karir mereka," ujar Manohara.
Manohara Pinot mengaku tengah fokus mengurus sekolah khusus anak yatim kerjasamanya dengan Sampoerna Foundation. Walau masih awal, bintang sinetron "Perempuan Pembawa Berkah" (2011) itu tetap optimis kalau sekolah tersebut bisa maju.
"Lokasinya di Sentul di kawasan golf. Ada sungainya. Aku pikir itu kawasan yang bagus buat anak-anak," kata Manohara saat ditemui di Studio Hanggar, Pancoran, Jakarta Selatan, Kamis (29/12) malam. "Memang prosesnya lambat tapi tetap bagus. Awalnya muridnya 10 dan aku fokus ngembangin karir mereka."
Untuk materi pendidikan, sekolah yang digagas Manohara ini mayoritas menggunakan bahasa Inggris sebagai alat komunikasi. Selain itu, diajarkan pula cara membangun opini bagi anak-anak.
"Aku dari dulu prihatin sama anak yatim," ujar Manohara tentang motivasi awal membangun sekolah. "Dari aku sendiri niat banget. Sekarang sedang riset untuk mencari affairs sekolah."
Untuk kehidupan pribadi, Manohara mengaku kalau ia masih jomblo. Ia belum ingin berpacaran bukan karena agony melainkan demi mengejar karir.
"Aku bukan agony atau tertutup dengan laki-laki, tapi masih banyak hal yang ingin aku lakukan," kata mantan istri Pangeran Kelantan Tengku Muhammad Fakhry tersebut. "Pikiran menikah lagi masih jauh. Aku masih muda, resolusiku, ingin sukses dulu di karir."

Marcella Zalianty

Marcella Zalianty Memenangkan Kasus Penganiayaan di Tingkat Kasasi


Mahkamah Agung menyatakan Marcella tidak bersalah atas kasus penganiayaan 2008 silam karena alasan yang diajukan Jaksa Penuntut Umum tidak berdasar.
Artis Marcella Zalianty mendapatkan kabar bahagia di penghujung tahun ini. Mahkamah Agung menolak kasasi Jaksa Penuntut Umum (JPU) atas kasus dugaan penganiayaan yang melibatkan dirinya.
"Menolak permohonan kasasi JPU," ujar Ketua Majelis Hakim, Valerine J. L. Kriekhoff, Kamis (29/12). "Jaksa penuntut hanya mengajukan alasan semata-mata tentang penilaian hasil pembuktian, yang sebenarnya bukan alasan untuk memohon kasasi terhadap putusan bebas."
Majelis menilai istri pembalap Ananda Mikola itu tidak bersalah melakukan perampasan terhadap kemerdekaan orang lain atau perbuatan tidak menyenangkan. Putusan tersebut dibuat juga oleh dua hakim agung lainnya, I Made Tara dan Muchsin.
Marcella, Moreno Soeprapto dan Ananda Mikola terlibat kasus penganiayaan terhadap Agung Setiawan pada Desember 2008 silam. Agung adalah rekan kerja Marcella di PT Karya Anak Bangsa. Ia diduga melakukan penggelapan uang dan akhirnya dihajar kemudian disekap di dalam kamar mandi.
Putusan hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat pada 2 Juli 2009 menyatakan Marcella bersalah dan dihukum enam bulan 20 hari penjara. Aktris berusia 31 tahun itu dinyatakan tidak bersalah saat di tingkat banding. Jaksa Penuntut Umum yang tidak terima dengan keputusan tersebut kemudian mengajukan kasasi ke Mahkamah Agung.